Bahrul ulum

April 16, 2007 at 8:15 am | Posted in mbuh.. | 1 Comment

Dari Abi Hurairah, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw : “Apabila mati anak Adam , maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara : Shadaqoh zariah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya.” 

Karena saya belum mempunyai anak , dan saya pun belum mampu beramal jariyah, jadi untuk saat ini saya hanya bisa berusaha untuk mencari dan mengamalkan ilmu sehingga menjadi ilmu yang bermanfaat.

Ilmu. jika coba diterjemahkan dari bahasa arabnya. Ilmu artinya mengetahui. ilmu merupakan suatu pengetahuan yang baru tentang apapun. Apapun. Tentang bagaimana cara membuat secang (seperti yang telah dipromosikan oleh lik warjo), pendefinisian graph, algoritma semut, algoritma genetic, jaringan syaraf tiruan,routing, kerangka laporan TA, tentang hari ini,tentang yang sedang rame terjadi , analisa permasalahan umat,peta jogja, dan lain-lain dan sejenisnya. Ilmu membawa kita dari yang tidak tahu menjadi tahu. Dari yang gelap menuju terang(seperti yang dipopulerkan bu kartini). Dari yang tidak faham jadi faham. Dari yang kerdil menjadi besar. Dari yang itik jadi angsa (begitu yang diceritakan d’ swan).

Bahrul ulum. Samudra ilmu. kurang lebih itulah maknanya. Samudra itu luas, samudra itu air yang melimpah. Air itu sumber kehidupan. Samudra menjadi pelepas dahaga bagi yang meneguknya. Samudra tak kan kekurangan air ketika banyak orang memanfaatkannya. Samudra menjadi penyejuk jiwa bagi ketandusan. Tiap tetesnya selalu dinantikan oleh makhluq illah yang lain. Mengikut pepatah arab yang mengatakan “nama adalah do’a”, setidaknya itulah do’a saya untuk blog ini. Bagi saya do’a menunjukkan suatu idealita,suatu mimpi, suatu keinginanan,fantasi ato apapun lah namanya. Ketika saya berdo’a,ketika itu saya belum mencapai ato mendapatkan apa yang saya do’akan,dan itu yang saya harapkan. Dan idealita saya untuk blog ini adalah menjadi bahrul ulum. semoga…

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. RE: Bahrul ulum @kost 250407 05:30am
    Samudra itu tujuan dari semua sumber air dari daratan turun dan bersatu. Tapi ingat wahai akhi-ukhti… samudra bukan menjadi tujuan akhir (klo sebelumnya TUJUAN saja, tp disni mulai ditekankan TUJUAN AKHIR) karena samudra tidak akan berarti jika tidak dapat menguap menjadi hujan…sesuatu akan dapat berarti jika dapat bermanfaat dan dimanfaatkan oleh semua mahluk Allah. Jadikan setiap hembusan nafas dan peredaran sel darah diiringi dengan kalimat “lailahailallah muhammadarrosulullah” dan setiap gerakan di dasari atas niat beramal dan beriabadah.
    Subhanallahi walhamdulillahi…Walailahailallahu wallahuakbar…Allahuakbar walillahilham… wallahu ‘lam bisshawab
    [http://wiryadinata.web.id]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: