hari ini dan esok

April 21, 2007 at 6:36 am | Posted in mbuh.. | 2 Comments

“manusia dulu banyak yang mengorbankan ‘dunia’ nya demi akherat,manusia sekarang banyak yang mengorbankan ‘akherat’ demi dunianya” statement tersebut saya dapatkan dari seorang teman,muflih,waktu waawancara beberapa saat yang lalu.

Melihat kenyataan sekarang,manusia sering Pe-De dengan masa depannya. Pe-De dengan usia yang difikirnya panjang. Sampai-sampai ketika sedang menata masa depan dunianya,semua diperhitungkan dengan masak. Kapan waktu sekolah,kuliah,TA,kerja. Semua itu dipikir sampe mumet. Seperti saat –saat seperti ini.ketika banyak teman dan kerabat saya yang membicarakan TA. Betapa rumitnya.dan betapa harus terburu-burunya mengejar deadline kuliah supaya cepat kerja. Sampai lupa kalo hal-hal tersebut sebenarnya bisa bernilai ibadah yang tak terputus.

Lha klo mikir akherat kok serasa gampang. Wes mung rajin solat wae cukup.ndak mesti susah. Padahal hidup sebenere menurut al-qur’an itu kan di akherat.

Bukannya saya ndak punya cita-cita. Tapi klo saya mikir TA,kerja,kok saya merasa kelewat Pe-De ya.. saya juga ndak tahu sampai mana saya hidup. Dan kemudian klo mikir itu akhirnya saya jadi teringat dengan tabungan masa depan. Yaitu amal takterputus. Dan yang saya bisa lakukan saat ini adalah berusaha menjadikan TA saya menjadi ilmu yang bermanfaat.entah sampai kapan TA saya terbuka pintunya. Tapi setidaknya,rasa pusing dan mual dan pening dan jenuh dan mbuh ini ndak akan sia-sia.

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Subhanallah ukhti……

  2. RE: hari ini dan esok @kost 250407 05:30am
    Wah klo kasus gini seh aku cuma tau tuntunan seperti ini. “bekerjalah seolah2 umur itu akan panjang, dan beribadah lah seolah2 akan mati besok atau sesaat lagi” jadi pada dasarnya klo bekerja atau urusan dunia itu semua bernilai ibadah sesuai dengan tuntunan syariat. Why not akhirnya setiap perkerjaan akan bernilai ibadah dan akhirnya kita terus berusaha dan ttp tawakal. Ada salah satu tmn ku, tmn kita (mudah2an beliau baca dan ksh komentarnya juga) pernah ngomong gini “aku ga akan mnyegerakan apa yang Allah tunda dan tidak mau menunda apa yang Allah segerakan, aku hanya terus menjalani” tp apa yg di dapat justru Allah mendengar doanya. Sekarang sudah hampir penda2ran. TA beliau sekarang sudah tinggal usaha terkahir, yaitu dipertahankan di hadapan penguji !!! congratulation my best friend. Semoga TA dan penda2rannya menjadi barokah untuk kehidupan selanjutnya di dunia akhirat. Wakadzalika ana, amin Allahuma amiin…
    Tmn2 yg masih TA ayoo semangat!!!! (males itu musuh, males itu temennya setan)
    [http://wiryadinata.web.id]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: