tentang orang kecil yang diberdayakan

April 24, 2007 at 6:08 am | Posted in mbuh.. | 1 Comment

Sore itu beberapa org tetangga sedang sibuk bekerja, entah sedang ngapain. Sepertinya bukan kegiatan seperti yang mereka lakukan sehari-hari. Keseharian mereka berjaulan jamu gendong.

 

Sekitar 5 sampai 10 orang paruh baya (yang sering kupanggil ‘bude’) sedang menyiapkan jamu tradisional. Spontan aku bertanya pada mereka; “Mau bikin apa bude? kok banyak banget bikin jamunya?” tanyaku pada mereka. Karena tak lazim mereka membuat jamu bersama-sama.

 

Dan satu persatu bude-bude itu menjawab; “Besok, ada promosi di bundaran UGM, kita oleh air mancur disuruh ikut, buat promosi, disuruh pake baju kebaya sama disuruh buat jamu” jawab mereka dengan semangat.

 

Rata-rata umur mereka antara 40 sampai 50 tahun, dan kebanyakan aku panggil bude, mereka tinggal disekitaran rumahku. Mereka semangat, polos dan bagiku pejuang kartini

sesungguhnya.

 

Pagi-pagi sekali mereka berangkat, pukul 5.30 pagi mereka sudah siap dengan baju seragam kebaya mereka (karena diinstruksikan oleh ketua panitia). Tak lama kemudian mereka berkordinasi dan masuk ke metro mini yang sudah disiapkan.

 

Tapi apa yang terjadi bukanlah seperti apa yang mereka bayangkan…sekonyong-konyong mereka digabungkan dalam barisan demontrasi, mereka kaget, tersentak dan tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka tidak tahu apa-apa soal RUU Pornografi, mereka tidak tahu menahu soal perang opini mengenai RUU ini. Yang mereka tahu mereka cuma disuruh bikin jamu, pake kebaya dan datang ke UGM, tentunya dengan diiming-imingi sejumlah rupiah.

 

‘Busyeeet’…tak tega rasanya melihat orang-orang tua itu mengeluh, mereka berjalan kaki dari UGM ke Malioboro dan berputar-putar menjadi objek penderita dan diperalat untuk mengakomodir kepentingan kelompok.

 

‘Ampuuuun’…apa yang terjadi dengan orang2 dinegri ini…memanfaatkan keringat orang hanya untuk kepentingan politis semata. Wahai bapak…ibu…yang memanfaatkan orang2 kecil ini atas nama budaya…kasihani mereka, mereka berjalan, tertatih…membawa beban jamu yang mereka kira diperuntukkan untuk promosi…dipaksakan untuk berkata : “TOLAK”

Apapun alasannya ini tidak benar.

 

Alamaaak…ada apa dengan negeri ini jika hanya untuk kepentingan kelompok segala sesuatunya dilakukan, mesti menghalalkan segala cara. Tak tega rasanya melihat wajah bude-budeku yang memerah dan keletihan. Dan iming-iming uang itupun tak kunjung

nampak.

 

Maafkan bude-budeku…jika engkau telah diberdayakan sangat kotor oleh orang2 yang ingin membuat opini publik. Tak tega rasanya kartini-kartini itu dianiaya didepan mataku…sore itu aku geram…aku marah…dan menyayangkan keadaan ini semua.

 

Tak hanya bude2ku yang di’kibuli’…pakde pakde ku yang hobi memainkan musik tradisional campur sari sama nasibnya. mereka didaulat hadir untuk meramaikan promosi jamu bude2ku. tak ada pikiran diawang2 pikiran mereka untuk demo anti RUU, yang

meraka tahu, taruh instrumen musik dimobil pick up, main musik untuk menyemarakkan promosi jamu bude2ku. itu saja, tak ada gambaran ttg RUU.

 

‘Ora gawe wareg wae do ribut’ kata salah seoarang pak de. (red: ga bikin kenyang aja pada diributin)

 

Pak de dan budeku dihadirkan dan dipaksakan seolah beropini tolak RUU, padahal mereka tidak tahu apa2. keji! pembohongan dan pembodohan publik.

 

Bagaimana dengan yang lain? yang katanya mengakuisisi dari seluruh indonesia. wah…ga tau deh…ga usah jauh-jauh, yang pasti bude dan pakde saja yang kutahu. bude dan pakdeku sudah diperalat, karena mereka ada disekitarku…

 

KASIHAN BANGSA INI…

KASIHAN BUDEKU…

KASIHAN PAKDEKU…

by:m’zoel-ita

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ku balas di blog ku, maaf krn terlalu panjang
    silakan di buka
    [http://wiryadinata.web.id/2007/04/25/reply-dr-blog-ienx/]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: