bab III dan IV

October 2, 2007 at 10:09 am | Posted in mbuh.. | Leave a comment

akhirnya, selesai sudah tugas asyik koe. sekarang giliran menemani si nunung dan mutia
untuk menyelesaikan tugas asyiknya. yupe..seperti halnya yang lain, sedang mumet-mumetnyamenghadapi bab III dan bab IV.
tak bisa di pungkiri bahwa jantung dari laporan tugas asyik adalah pada bab III dan bab IV bab III adalah bab yang berjudul rancangan dan implementasi yang bercerita tntng
rancangan sebuah sistem yang hendak dibangun. flow chartnya, alur algoritmanya, DFD,
UML, dan ya..hal -hal lain yang sekiranya menunjukkan sketsa dari sistem yang sesunggunya.
bab IV adalah bab pengujian yang isinya adalah hasil dari sistem yang telah di bangun.
di bab ini lah implementasi dari sistem yang tadinya hanya dirancang.
antara bab III dan bab IV adalah bab inti yang tentu saja mempunyai keterkaitan yang sangat erat. tanpa bab III, maka implementasi dari sistem tersebut akan bersifat rapuh dan gak stabil. karena untuk membuat sebuah sistem yang stabil dan bagus haruslah dirancang dahulu sedemikian rupa. mengetahui apa saja yang dibutuhkan, inputnya, outputnya, flow chartnya, algoritmanya,databasenya. sehingga ndak ‘mak bedunduk’ jadi sistemnya. maka jika hanya selesai bab III saja tanpa bab IV, maka tentu saja tak akan diijinkan untuk mengajukan diri untuk pendadaran, ya karena artinya sistem tersebut belum di bangun. :p
nah klo hanya bab IV sahaja, artinya tanpa bab III. atopun yang sejenisnya. mengerjakan bab IV dolo baru bab III. bukan sebaliknya, maka sistem yang dibangun tidak akan kokoh. dan biasanya akan mudah terpatahkan saat pendadaran.. :d

sama halnya dengan islam. islam merupakan agama yang sudah lah kokoh dan sempurna.
islam mempunyai rancangan yang sangat detail yang telah tertulis di al-qur’an.
banyak ulama yang telah membuat bab III dari islam, artinya, telah mempelajari, meneliti, dan merancang islam dengan sedemikian rupa. telah menelaah bahwa dalam islam ada hukum potong tangan, bahwa ada ekonomi islam, dll.
namun, tanpa implementasi, islam ya ndak kelihatan sempurna. cuma dirancang-rancang aja, ndak diimplementasikan, ya ndak sempurna. ndak kelihatan sistem islam itu seperti apa?ya klo bahasanya Tugas asyik, ya ndak bisa pendadaran. wong sistem nya belum dibangun, bagimana bisa dunia melihat implementasi dari sketsa tersebut..
sedangkan klo islam asal diimplementsikan tanpa sketsa yg detail, dan rinci serta teliti,
maka sistem islam tersebut juga akan rapuh,kokoh dan ndak stabil. bisa cepet runtuh!
maka seharusnya memang untuk merealisasikan islam dalam kehidupan, ndak hanya cukup disketsa-sketsa aja.
dipelajari, dihapalkan, tapi juga kudu diamalkan. ya klo memang ada hukum rajam, potong tangan, perekonomian islam, ya..tinggal di implementasikan. dan harus tetap sesuai dengan tools-tools yang yang telah ditentukan. ya ndak mungkin dwong mengimplementasikan hukum rajam dengan tools demokrasi.. apa kata dunia?? ya mau gak mau..suka gak suka..toolsnya ya..islam juga..🙂
tapi juga klo kita asal implementasi tanpa di pelajari, maka ya..islam akan menjadi sistem yang rapuh. rongrongan dari dalam akan menjadi senjata yg mengerikan bagi sistem islam yang telah terimplementasi.

maka..harusnya islam itu ya..simple.. dipelajari, diamalkan dan disebarkan…🙂

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: