Tentang Label Halal..

February 5, 2008 at 5:12 am | Posted in mbuh.. | Leave a comment

Yang namanya ideology adalah suatu aqidah aqliyah yang darinya terpancar aturan-aturan kehidupan. Didunia ini hanya ada tiga ideology, yaitu : kapitalisme, sosialisme dan islam. Dan yang namanya ideology, dirinya tak bisa hidup saling berdampingan. Misalnya beberapa decade yang lalu, kapitalisme dan sosialisme berusaha tampil di panggung dunia secara bersamaan, jadilah dia perang dunia II. Hingga akhirnya kapitalisme yang memenangkan pertarungan dengan ditandainya runtuhnya uni soviet. dan praktis, sejak saat itu kapitalisme seperti menjadi jarring besar dalam kehidupan, dimana seluruh aturan-aturan yang berlaku dalam kehidupan saat ini tidak terlepas dari yang namanya kapitalisme.

Termasuk dalam sebuah institusi yang mengatasnamakan sebuah agama. Adanya label halal yang kini telah ramai di wacanakan dan diimplementasikan tentu saja tidak terlepas dari sebuah jaring kapitalisme. Sebuah pertanyaan sederhana, mengapa hanya ada label halal dan bukan label haram? Logikanya, secara tidak langsung hal tersebut menandakan bahwa lebih banyak produk yang haram daripada yang halal.

Tujuan awal selalu saja mulia, yaitu menjaga umat supaya tidak mengkonsumsi produk haram. Namun, selalu saja ada udang di balik bakwan. Dan tentu saja “sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui” menjadi hal yang popular di saat ini.

Dengan adanya label halal, maka produk-produk berlomba mendaftarkan diri untuk mendapatkan label halal. Dan.. tentu saja tidak tanpa biaya. Hitung saja jika setiap produk dihargai Rp.200.000,-. Jika yang mendaftar 100 produk, maka Rp.200.000,0 X 100 = Rp. 20.000.000,- . Dengan adanya label halal, tingkat komersialisasi produk bertambah. Dan pemasaran pun semakin bertambah. Sehingga produk bersedia membayar mahal untuk label tersebut. Tentu saja ini menjadi income bagi institusi pemberi label halal. Dan income seperti ini, tidak akan di dapatkan jika yang ada adalah label haram.

Tidak masalah sebenarnya adanya label halal, namun, ketika uang menjadi tuhan, tidak menutup kemungkinan, terjadi yang namanya ketidakjujuran dalam mendapatkan label halal.

Bagi kapitalisme, uang adalah segalanya dan segalanya butuh uang!

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: